Minggu, 19 Oktober 2014

System Konfigurasi Radio

System Konfigurasi Radio



             Gambar 2.1 System Konfigurasi Radio

        1.      Perangkat pada System Konfigurasi Radio
a.       Kabel E 1
E1 adalah ujung dari transmisi radio yang menuju ke customer dengan 30 kanal suara digital berkecepatan 2,048  Mbps. Data maksimum yang dapat dilewatkan pada media transmisi E1 adalah 2 MB, dengan membagi ke 32 slot dengan masing-masing 64 kb. 
Ciri-ciri Kabel E1:
1). Kabel E1 memiliki kulit luar sama seperti Kabel LAN / UTP     yang bewarna abu-abu
2). Kabel E1 memiliki Lapisan ke-2 yang terdapat pembungkus   alumunium foil
3). Kabel E1 memiliki Lapisan ke-3 yang terdapat pembungkus  plastik
 4).   Kabel E1 memiliki warna : Biru/Putih-Biru/Merah,   Orange/Putih-Orange/Merah,Hijau/Putih Hijau/Merah,Coklat/PutihCoklat/Merah,Abu-abu/Putih-Abu-abu/Merah.
 5).   Kabel E1 terdapat kawat grounding
Pemasangan Kabel E1:
1 E1 digunakan kabel 2 pair (4 buah kabel) 1 pair untuk Tx (Transmit) dan 1 pair untuk Rx (Receive),dan satuan lainnya ialah:
1).   STM 1 = 63 E1 ( STM adalah kapasitas 1 Module Perangkat )
2).   1 E1 = 31 Time Slot ( Jalur travic voice )
3).   HSL ( High Speed Signaling link )
4). 1 E1 dapat dilewati 2.048 Mbps, artinya 1 time slot memiliki kecepatan 64 Kbps
b.       DDF
DDF adalah Distribusi perangkat distribusi, antara multiplekser digital dan perangkat tukar menukar yang digunakan antara multiplexersequipment digital atau peralatan non layanan  suara, melaksanakan fungsi-fungsi seperti koneksi kabel, kabel patch dan uji loop yang mentransmisikan sinyal digital.

DDF berfungsi sebagai alat untuk me-loop kan koneksi antara TX dan RX dari Kabel E1 dalam bertukar data. Dalam protokol persinyalan, akan ada TX ( input ) dan RX ( Output) , kedua hal tersebut harus terhubug dalam 1 garis karena RX (output) dari provider akan menuju kepada TX (input) customer yang menggunakan fasilitas ini. Untuk meng-Cross kan sinyal TX (input) dan RX (output), maka digunkanlah DDF.


c.       MUX


Gambar 2.4 MUX tampak depan


              Berfungsi memproses beberapa sinyal analog untuk diproses Oleh satu analog to digital     converter dan dapat disalurkan menggunakan satu kabel.

d.       KABEL COAX

Fungsi dari kabel coax adalah menghubungkan ODU (Outdoor Unit membawa signalRF )  ke IDU ( Indoor Unit membawa sinyal IF ).

Ciri-ciri kabel Coax , yaitu :
1). Karakter kabel mempunyai serat tambang yang kecil,
2). Membawa catuan sebesar -48 DC,
            3). Bentuk Perangkat praktis.
e.       IDU ( Indoor Unit )


Gambar 2.7IDU ( Indoor Unit )

IDU merupakan perangkat transmisi yang berfungsi menerima data yang berasal dari ODU (Out Door Unit), yang kemudian disalurkan kembali menuju BSC atau sebaliknya, yaitu mengirimkan data yang berasal dari perangkat BSC dan menyalurkanya menuju ODU.

f.        ODU ( Outdoor Unit )


         Gambar 2.8ODU ( Outdoor Unit )

ODU merupakan perangkat transmisi yang dipasang di belakang antena.Fungsi dari ODU sendiri adalah untuk menerima data dari antena yang kemudian diteruskan menuju IDU atau sebaliknya, yakni mentransmisikan data yang diterima dari IDU kemudian diteruskan menuju antenna untuk ditransmisika.


            2.     Operasi dan Maintenance E1 pada DDF

Alat – alat yang digunakan untuk dapat melakukan investigasi gangguan pada E1 , yaitu:

a.       BER E1

                                                                     Gambar 2.9BER E1



Fungsi dari BER E1 adalah Untuk mengetahui status E1 dari titik A ke titikB.

Selain fungsi yang ada diatas , terdapat fungsi BER yang lainnya , yaitu:
             1). Lokalisir gangguan,
2). Pengetesan Link,
              3). Pelurusan Kanal.


b.      LED ( TX dan RX)


                        Gambar 2.10LED

Fungsi dari lampu LED adalah untuk mengetahui TX ( transmitter ) dan RX ( Receiver) pada kabel E1.


c.       DOP ( Biru dan Merah )

                                      Gambar 2.11DOP ( K-52 )    

Fungsi DOP adalah untuk melakukan pemasangan atau pelepasan E1 pada DDF.



Berdasarkan DDF-nya ,Dop dapat dibedakan menjadi 2 , yaitu :
              1). DOP Biru
Digunakan pada DDF K-52 untuk melakukan pemasangan / pelepasan E1 pada DDF.
2.)   DOP Merah
Digunakan pada DDF K-57 untuk melakukan pemasangan / pelepasan E1 pada DDF.


d.      Kabel LOOP


                                                               Gambar 2.13Loop ( K-52 )  


Fungsi Kabel Loop adalah untuk mengembalikan sinyal dari arah lawan.

Berdasarkan DDF-nya ,Kabel Loop dapat dibedakan menjadi 2 , yaitu :
              1). Loop K-52
Digunakan pada DDF K-52 untuk melakukan mengembalikan sinyal pada DDF lawan.
2.)   Loop K-52
Digunakan pada DDF K-52 untuk melakukan mengembalikan sinyal pada DDF lawan.

e.       Kabel Striping




Gambar 2.15Kabel Striping

            Fungsi Kabel Striping adalah Untuk mepermudah mengupas kabel


0 komentar:

Posting Komentar